KESIAPAN SDM DALAM MEMANFAATKAN TIK UNTUK PROGRAM PLS
KESIAPAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MEMANFAATKAN TEKNOLOGI, INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNTUK PROGRAM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH
BY
DEA WISDA ALSRI
PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah istilah selimut yang mencakup semua teknologi dan layanan yang terlibat dalam komputasi, manajemen data, penyediaan telekomunikasi, dan internet. Semua teknologi ini berhubungan dengan transmisi dan penerimaan informasi. TIK menembus semua aspek kehidupan, menyediakan cara-cara yang lebih baru, lebih baik, dan lebih cepat bagi orang-orang untuk berinteraksi, membangun jaringan, mencari bantuan, mendapatkan akses ke informasi, dan belajar.
Kesiapan sumber daya manusia dalam pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi untuk program pendidikan luar sekolah haruslah sejalan dengan kemajuan teknologi atau kebutuhan sumber daya manusia tersebut karena kalau tidak pengelolaan program tersebut tidak akan berjalan dengan baik. Namun pengelola program dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi haruslah mempunyai skill atau keahlian khusus dalam perencanaan, pemanfaatan, dan evaluasi sehingga apa yang dicapainya terwujud.
Perencanaan TIK membutuhkan komponen strategi, yaitu:
- Prinsip prinsip perencanaan. Hal ini sebagai dasar dalam merumuskan perencanaan yang ideal sesuai dengan kaidah teoritik dan konseptual ilmu perencanaan (planning study).
- Penggabungan dengan sumber daya manusia. Dalam hal ini TIK berfungsi sebagai tambahan (supplement), pelengkap (complement), pengayaan (enrichment) dan pengganti (substuitution) sistem pembelajaran tradisional sebagaimana digariskan dalam sumber daya manusia.
- Pembelajaran yang profesional. TIK menuntut pola pembelajaran modern, lebih mengaktifkan peserta didik, menggunakan berbagai learning resources, optimalisasi potensi peserta didik serta pembelajaran berdasarkan minat (learning by interest). Aspek-aspek tersebut merupakan pola dasar pembelajaran untuk diaplikasikan dalam pembelajaran berbasis TIK.
- Aspek pembiayaan. Hal ini menjadi fokus perencanaan yang mempertimbangkan: perolehan sumber pendanaan pola pengelolaan dana yang diperoleh, responibility, acuntability dan sustainability dana untuk kesinambungan dan keberlanjutan program TIK.
Namun Sumber Daya manusia juga mengalami beberapa hambatan dalam menggunakan TIK dalam PLS.Berikut beberapa hambatan yang dialami Sumberdaya Manusia Survei yang dilakukan oleh the International Society for Horticultural Sciences (ISHS) telah mengidentifikasi hambatan-hambatan dalam mengadopsi TIK oleh petani khususnya petani hortikultura, yaitu:
1. Keterbatasan kemampuan;kesenjangan dalam pelatihan (training),
2. Kesadaran akan manfaat TIK, waktu, biayadari teknologi yang digunakan
3. Integrasi sistem dan ketersediaan software.
Kemampuan operasional komputer sangat dibutuhkan oleh pemerintah untuk meningkatkan efektivitas dan efesiensi pegawai dalam bekerja. Budaya kerja pemerintah selama ini yang cenderung bekerja secara manual akan berubah secara perlahan seiring dengan meningkatnya kemampuan operasional ini. Akhirnya akan mempengaruhi kemampuan pegawai dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya secara efektif. Kemampuan ini juga mempengaruhi implementasi egov ke depan sehingga cita-cita untuk mewujudkan good governance akan tercapai.
Referensi :
https://fisipol.uma.ac.id/pentingnya-teknologi-informasi-dan-komunikasi-tik/
https://bdkbanjarmasin.kemenag.go.id/berita/pengembangan-sumber-daya-manusia-sdm
Semangat penulis👍
BalasHapusSemngt penulis
BalasHapusGood
BalasHapusSemngat terus penulis
BalasHapusterima kasih kakak✨
BalasHapusKeren penulis
BalasHapus